Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2015

Move On! Seperti apa sih???

MOVE ON !!!

Yaps, merupakan dua kata populer dan spontan diucapkan tidak hanya oleh kalangan remaja, tapi juga yang masih di bawah umur hingga yang sudah mendekati uzur.

Dua kata yang memiliki arti "TERUS BERGERAK" "TERUS MAJU" "BANGKIT DARI KETERPURUKAN" dan lebih luas lagi..

Kata move on sendiri sifatnya umum, tidak selalu tentang masalah percintaan, ya kembali lagi tergantung siapa mengartikannya.

1. Kapan sih Kita harus move on?
2. Kenapa sih Kita harus move on?
3. Apa sih yang harus dilakukan supaya bisa move on?
4. Dan apa sih tanda-tandanya kalau Kita memang sudah benar-benar move on?

Nah,
Mungkin beberapa pertanyaan itu sempat terlintas di pikiran Kita, terutama ketika mengalami suatu kejadian yang memang membuat Kita terjatuh dan tak bisa bangkit lagi...
Membuat Kita tenggelam dalam lautan luka dalam...
Bahkan bisa membuat Kita tersesat dan tak tau arah jalan pulang...
Hingga pada akhirnya menjadi seonggok butiran debu di balik pintu...

*ButiranDebu *Backsound *MakeSense @_@

Disini gue In Shaa Allah bakal coba mengulas satu per satu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu..

Yang pertama KAPAN HARUS MOVE ON?
------------------------------------------------

Kira-kira kapan sih Kita harus move on?

Yaps, lebih cepat lebih baik.
Sesegera mungkin setelah Kita mengalami suatu kejadian atau situasi yang membuat Kita down.

Tapi bersedih-sedih sejenak diawal tetap bukan suatu hal yang abnormal kok.
Biasanya, lama rasa sedih, kecewa, putus asa yang muncul diawal itu berbanding lurus dengan objek penyebabnya..
Tapi bukan berartikan Kita harus melulu terjebak di ruang nostalgia #eh :p

Kalau bisa dibuat lebih cepat, kenapa Kita harus betah berlama-lama dalam kondisi yang tidak menyenangkan seperti itu?

Yang kedua KENAPA HARUS MOVE ON?
---------------------------------------------------------------

What??? Kenapa???

Ya HARUS bin BANGET keleeeeessss..... *talktoyourhand*

Alasannya jelas banget..
Memangnya dengan Kita berlarut-larut dalam kesedihan, keputusasaan, kegagalan, apapun itu bakal balikin semua keadaan jadi seperti apa yang Kita harapkan???

Jawabannya IMPOSIBBLE! *bukan judul lagu loh ya =D

Disini gue gak bilang buat melupakan, tapi merelakan dan mengikhlaskan apa yang sudah terjadi yang memang diluar kendali Kita, dan menjadikan hal tersebut sebagai pengalaman buat menjalani kehidupan selanjutnya..

Contoh simplenya mungkin dalam suatu hubungan ya, entah hubungan apapun dengan sesama..

Mungkin lo pernah punya suatu hubungan yang begitu dalam dengan seseorang, sahabat, atau siapapun..
Lo begitu percaya dan siap melakukan apapun buat bahagiain mereka..

Tapi *gubrak* disisi lain ternyata mereka malah berkhianat, ngecewain, atau menyia-nyiakan Lo, bahkan menganggap Lo itu gak ada..

Wajar banget klo Lo bakal ngalamin yang namanya trauma, dan kejadian itu bakal Lo inget terus bahkan ketika mungkin Lo sudah memiliki sebuah hubungan yang baru dengan seseorang yang baru juga..

Disini Lo harus segera move on!
Dan jangan men-general-isasi bahwa semua orang itu sama, bakal nyakitin Lo, yang akhirnya sebenernya malah Lo yang nyakitin seseorang dalam hubungan yang baru Lo bangun bareng-bareng itu.

Kenapa gue bilang Lo bakal nyakitin seseorang yang baru itu?

Jelas karena disini Lo gak memberikan seseorang itu kesempatan yang sama dengan yang pernah Lo berikan ke hubungan Lo dengan seseorang dimasa lalu.

Padahal seseorang yang baru itu gak tau dan gak ngerti apa yang terjadi dengan hubungan Lo dimasa lalu..
Dan dengan kondisi Lo yang seperti itu, ditambah seseorang yang baru itu pun pasti mengalami hal yang sama seperti apa yang Lo alami sebelumnya, justru seseorang yang baru itu tetap memberikan Lo kesempatan yang sama seperti yang dulu pernah dia berikan sama hubungannya dimasa lalu..

Beda kan? Jelas!

Seseorang yang baru itu jelas sekali sudah move on.
Dan Lo, dengan sikap dan pemikiran yang seperti itu, menandakan klo Lo belum move on.

It's just as simple as it seems =)

So, cepat-cepat deh move on sebelum akhirnya Lo kesana gak eh kesini juga gak =D

Yang ketiga HARUS APA BIAR CEPAT MOVE ON?
-------------------------------------------------------------------------------

♡ Sibukin diri

Om Tere Liye bilang "Kesibukan fisik banyak menghapus kesibukan hati" bener banget tuh..
Lakuin kegiatan yang bikin Lo happy, jalan-jalan, ngecat kamar, main sama binatang peliharaan, appaun deh yang bikin Lo happy.

♡ Stop stalking

Ini penyakit akut yang umum diderita orang-orang pasca mengalami suatu hal yang bikin mereka down..
Ngapain sih???
Daripada sibuk stalking atau menguntit, lebih baik sibuk perbaikin diri supaya lebih siap buat bangun hubungan yang baru, lebih siap buat diterima kerja di tempat yang baru, dll..

♡ Luangin waktu buat sendiri

Mungkin situasi yang Lo alami begitu berat bahkan lebih berat daripada berat badan Lo..
Disini Lo butuh waktu buat sendiri, manfaatin itu sebaik-baiknya buat luapin semua kekecewaan Lo atas apa yang Lo alamin.
Tapi inget, jangan kelamaan, nanti yang ada Lo malah lewatin kesempatan yang datang yang bisa jadi jauh lebih baik =)

♡ Mendekat pada orang yang disayangi

Orangtua, keluarga, dan sahabat. Klo dulu Lo terlalu sibuk dengan hubungan Lo, tapi ternyata malah dapet kecewa, justru dengan orangtua, keluarga, dan sahabat bakal bikin Lo merasa ada, dihargai, dan berharga. Mereka bakal selalu bisa melihat sisi positif dalam diri Lo dengan sejujur-jujurnya, apa adanya.

♡ Hindari tempat-tempat kenangan

Buat Lo yang termasuk kategori susah move on, hindari deh tempat-tempat yang bakal ngingetin Lo sama kenangan masa lalu yang bikin Lo jatuh itu. Alih-alih move one, dengan seringnya Lo datang atau gak sengaja lewat tempat yang jadi kenangan itu malah bikin Lo makin tenggelam deh :p

♡ Ini semua pasti berakhir

Mengingat bahwa setiap hal buruk yang terjadi  ini gak akan bertahan seumur hidup bakal bikin Lo lebih mudah lewatin setiap fasenya. Percaya dan yakin deh Lo pasti akan mengalami hal yang lebih baik setelah ini. Ingat juga bahwa Lo layak mendapatkan yang lebih baik. Sikap seperri ini bakal memberikan Lo harapan dan semangat untuk move on dan mulai menyongsong masa depan.

Yang keempat TANDA BERHASIL MOVE ON:
---------------------------------------------------------------------

Kira-kira Kita sudah berhasil move on belum ya?

Nah,
Adapun tanda yang paling pasti adalah Kita gak lagi melulu kepikiran lagi tentang hal-hal buruk dan tidak mengenakan yang terjadi kemarin-kemarin..

Meskipun secara tidak sengaja Kita bertemu, tiba-tiba lewat suatu tempat yang jadi kenangan, atau mendengar lagu-lagu sedih, bila Kita sudah berhasil move on tentunya itu sama sekali tidak akan berpengaruh apapun buat Kita.

Kita sudah bisa menerima hal-hal baru, seseorang yang baru, dan semuanya yang serba baru dalam hidup Kita dengan penuh sikap optimis dan positif.

So,
Apakah Kalian termasuk orang-orang yang berhasil move on??? =)

Jumat, 16 Oktober 2015

They don't know how is it feel to be .....

Dulu, 15 tahun sebelumnya, dengan bangga gue jawab "Mami dan Papi lagi kerja" ketika banyak teman-teman gue bertanya "Ibu dan Bapakmu ada di rumah?" saat gue ajak mereka buat main di rumah.

Dan gue gak pernah sedikitpun merasa kesepian..
Ortu sewa pembantu buat penuhin segala kebutuhan gue selama Beliau gak ada..
Ortu juga fasilitasi gue dengan mengikuti berbagai macam kursus..
Sejalan dengan pikiran gue saat itu, dimana hanya ada kata "MAIN" "MAIN" dan "MAIN"..
Gue juga punya banyak teman-teman di rumah yang gak pernah absen ke rumah buat ngajak main karet, main bola bekel, main monopoli, main congklak, bikin rujak, main masak-masakan, sampai ngajak nongkrong di atas pohon jambu depan rumah saat pohon itu sedang berbuah..

Iya,

GUE GAK PERNAH SEDIKITPUN MERASA KESEPIAN!!!

Dulu, 9 tahun sebelumnya, gue pernah merasa senang dan bebas saat Ortu gue gak ada di rumah.
Yaps, itu artinya gue gak perlu khawatir buat pulang sekolah telat karena memang banyak kegiatan yang gue ikutin di sekolah.
Lagi,
Gue punya banyak teman-teman yang gak pernah absen buat ngajak main, nonton, jalan-jalan, atau hanya sekedar menghabiskan waktu dengan nongkrong di halaman sekolah sampai menjelang malam..

Iya,

GUE GAK PERNAH SEDIKITPUN MERASA KESEPIAN!!!

Dulu, 5 tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya gue merasakan kesepian saat dengan terpaksa gue harus ninggalin rumah dan tinggal di asrama.
Bukan kemauan gue, tapi karena memang peraturannya seperti itu.
Hari-hari gue lalui tanpa perasaan senang, selain nangis, nangis, dan nangis.
Tiap waktu pesiar dan weekend, meski hanya satu hari, gue manfaatin buat pulang ke rumah bahkan gak jarang gue ngarang cerita indah supaya gue bisa balik ke asrama keesokan harinya..

Dan gue selalu BERHASIL!!!

Saat itu gue benar-benar menyadari arti sebuah rumah dan isinya..
Saat pulang, rasanya gue gak pengen balik lagi ke asrama..
Saat itu juga Mami selalu ada di rumah..
Dan meski gue merasa kesepian di asrama, tapi gue gak pernah merasa kesepian di rumah..

RASANYA ADA DI DALAM HATI DAN ITU CUKUP...

Saat ini, 5 tahun setelahnya, ketika gue mulai memasuki dunia kerja dimana waktu rasanya gak pernah bosen buat ngejar-ngejar gue dengan segudang kesibukan yang seringnya jarang gue rasain manfaat dan hasilnya, ketika gue lagi harus meninggalkan rumah demi mendekatkan diri dengan lokasi dimana gue bekerja, kembali gue merasa kesepian..

Gue tinggal di sebuah kotak batu bernama kost-kostan, sendirian..
Beruntung saat itu gue punya teman-teman kerja yang gak pernah absen buat ngajak hangout bareng, atau sekedar cari makan di pinggir jalan sebelum waktunya pulang ke kost untuk kembali menyendiri..

Saat itu juga masih banyak teman-teman sekolah gue yang belum bekerja, mereka masih punya banyak waktu buat ngajak gue main ketika gue lagi off..

Saat weekend, dimana waktunya buat gue pulang ke rumah, gue gak pernah mendapati rumah dalam keadaan kosong..

Iya,

Untuk kesekian kalinya gue SETIDAKNYA TIDAK BENAR-BENAR MERASA KESEPIAN...

Saat ini, benar-benar saat ini, jauuuh banget dengan sebelumnya yang gue rasain..

GUE SELALU MERASA KESEPIAN...

Jam kerja gue yang berbeda dengan teman-teman yang lain, teman-teman gue yang sudah memiliki kesibukannya masing-masing, Ortu yang saat ini kembali memiliki banyak urusan yang mesti diselesaikan, semua itu membuat gue merasa kesepian..

Gue memang sudah gak lagi jadi anak kost, meski begitu, tiap kali pulang, gue selalu mendapati rumah dalam keadaan kosong..

Saat off, gue lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sendirian..
Bukan, bukan karena memang gue anak rumahan, tapi karena jadwal off gue yang gak pernah sinkron dengan teman-teman yang selalu rutin off tiap weekend..

Meski anak rumahan, dan gue cenderung lebih suka buat berada di rumah, tapi bukan berarti gue suka untuk benar-benar berada sendirian di suatu tempat..

Gak bermaksud menyalahi keadaan, disini gue lebih sering berdamai malah, dan setidaknya itu membuat gue sedikiiiiiitt aja lupa kalau gue memang sendirian..

Yaps,

GUE SENDIRIAN DAN KESEPIAN...

Sampai akhirnya saat ini gue punya seseorang yang meski raganya jauh di Provinsi lain, tapi kehadirannya selalu bisa gue rasain disetiap waktu..

DAN DIA MEMBUAT GUE MERASA TIDAK SENDIRIAN...
GUE GAK PERNAH MERASA KESEPIAN...

Selain itu, sekarang gue punya dua kucing yang lucu-lucu banget..
Namanya Lola dan Loli..
Kehadiran Lola dan Loli menambah rutinitas baru buat gue..
Tiap pagi sebelum berangkat kerja, gue selalu keluarin mereka dari kandang, bikin susu, dan nyiapin biskuit..
Saat gue pulang kerja, Lola dan Loli berlarian menghampiri gue, berebutan buat usap-usap kepalanya di kaki gue, rasanya geli banget.. Hahahaha

Dan ya, gue bikinin susu, nyiapin biskuit, sebelum akhirnya gue ngerapihin diri gue sendiri..

Dan gue memang gak pernah sendirian kalau gue gak membiarkan diri gue buat merasa sendirian..

I CHOOSE TO BE HAPPY AND THANKFULL FOR WHAT I HAVE AND FOR WHAT I DON'T..
THAT'S ALL ARE BETTER FOR ME GIVEN BY ALLAH SWT..