Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 22 Juni 2015

MERANTAU

Dapat kiriman ini ditengah siang bolong  dari seorang teman asal Lombok yang sejak beberapa tahun lalu hingga saat ini sedang merantau di Jogjakarta.

Agak emejing bingit plus muka datar, sebut saja pria yang sedikit ke-mellow-mellow-an ini ngeshare beginian ='D

Mungkin sedang rindu kampung halaman...

Kapan ya bisa ketemu #eeh merantau (lagi) dan dalam waktu yang lebih lama lagi???

As people know that...
"There is no growth in comfort zone. And also there will be no comfort zone to grow."
-Annonymous

Well,
Langsung aja cekidot gan!

==============================================


MERANTAU

Orang yang berakal dan berbudaya takkan tenang berdiam di satu tempat..
Karena itu, tinggalkanlah kampung halaman dan mengembaralah!

Pergilah, niscaya kau akan menemukan ganti dari orang yang kau tinggalkan..
Dan berusahalah karena kenikmatan hidup ada dalam usaha

Aku melihat genangan air dapat merusak air tersebut..
Sekiranya air itu mengalir, niscaya ia menjadi baik, jika ia diam maka ia menjadi rusak

Seekor singa, jika tidak meninggalkan hutan, ia tidak akan menjadi buas..
Anak panah, jika tidak meninggalkan busur, ia tidak akan mengenai sasarannya

Jika matahari selamanya tetap pada orbitnya
Niscaya orang Arab dan non-Arab akan bosan melihatnya

Emas itu seperti tanah jika dibiarkan di tempat aslinya..
Dahan yang jatuh ke tanah hanya akan menjadi kayu bakar

Jika seseorang mengembara maka pencariannya akan mulia..
Jika ia mengembara maka ia akan mulia seperti emas. (Nasehat Imam Syafi’i)

Meninggalkan orang tua yg beranjak menua bukan lah perkara yg gampang, memasrahkan diri untuk mati ditanah sendiri juga bukan balasan yg pantas diberikan kepada mereka atas segala upaya yg telah di usahakan demi buah hatinya. Lekas seka air mata, anakmu hanya sedang merantau..

Dari seorang Teman:
Rahmat Hidayat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar